Persebaya Akan Tampil Lebih Garang Hadapi Dewa United di GBT

MERAHPUTIH I SURABAYA – Persebaya Surabaya bersiap menghadapi ujian berat saat menjamu Dewa United pada lanjutan kompetisi Super League di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya, Minggu (1/2/2026) malam. Menghadapi lawan dengan kekuatan finansial dan materi pemain mumpuni, pelatih Persebaya Bernardo Tavares menuntut anak asuhnya tampil lebih agresif dan berani mengambil inisiatif sejak menit awal.

Dalam pre match press conference di Surabaya, Sabtu (31/1/2026), Tavares menegaskan bahwa Dewa United bukanlah lawan yang bisa dipandang sebelah mata. Klub berjuluk Tangsel Warrior itu dinilainya memiliki fondasi finansial kuat yang berbanding lurus dengan kualitas skuad di lapangan.

“Besok kita akan menghadapi pertandingan yang berat melawan tim yang tangguh. Jika melihat data Transfermarkt, mereka berada di empat besar tim dengan pengeluaran terbesar, dengan nilai skuad yang lebih tinggi,” ujar Tavares.

Kekuatan Dewa United, menurut pelatih asal Portugal tersebut, tidak hanya terletak pada nama besar pemain, tetapi juga konsistensi permainan yang membuat mereka kerap merepotkan Persebaya dalam beberapa musim terakhir. Catatan pertemuan kedua tim menjadi pengingat tersendiri bagi Bajul Ijo bahwa laga ini tidak akan berjalan mudah.

“Kalau kita melihat pertemuan terakhir, Persebaya selalu kalah atau seri. Terakhir kali kami menang itu pada April 2023, hampir tiga tahun yang lalu,” ucapnya.

Rekor tersebut menjadi latar belakang mengapa Tavares menuntut perubahan sikap di atas lapangan. Ia menilai, untuk memutus tren negatif, Persebaya harus tampil lebih kuat secara mental dan disiplin dalam setiap fase permainan. Fokus, kata dia, menjadi kunci utama, baik saat tim menguasai bola maupun ketika harus bertahan.

“Kami menghormati tim lawan, tetapi kami harus fokus di setiap momen pertandingan. Hanya dengan cara seperti ini kami punya peluang untuk mengalahkan tim yang kuat,” tegasnya.

Lebih jauh, Tavares menekankan pentingnya keseimbangan antara kerendahan hati dan motivasi tinggi. Ia tidak ingin para pemain terlena dengan posisi klasemen atau tren positif yang sedang dibangun. Menurutnya, motivasi harus terus dipupuk sejak sesi latihan hingga pertandingan, agar para pemain siap menghadapi tekanan di lapangan.

“Motivasi bukan hanya soal pertandingan, tetapi juga latihan. Pemain harus terus berkembang dan siap menghadapi situasi sulit,” imbuhnya.

Selain aspek teknis dan mental, faktor non-teknis juga menjadi perhatian Tavares. Ia berharap dukungan penuh dari suporter setia Persebaya, Bonek dan Bonita, bisa menjadi energi tambahan bagi tim di kandang sendiri.

“Saya berharap Bonek dan Bonita datang ke stadion dan mendukung pemain. Dukungan mereka bisa memberi energi ekstra dan membuat pemain lebih percaya diri untuk menyuguhkan permainan yang bagus dan meraih hasil yang baik,” katanya.

Dari kubu pemain, bek Persebaya Risto Mitrevski menyebut laga melawan Dewa United sebagai pertandingan krusial untuk menjaga momentum positif tim di Super League. Ia optimistis Persebaya mampu meraih hasil maksimal jika seluruh pemain tampil dengan determinasi penuh.

“Jika kami berada dalam momentum seperti saat ini, saya pikir kami bisa meraih tiga poin. Namun, semua pemain harus memberikan 100 persen di setiap pertandingan. Itu satu-satunya cara untuk menang di liga ini,” tandas Mitrevski.

Saat ini, Persebaya Surabaya menempati peringkat ke-6 klasemen sementara Super League dengan koleksi 31 poin, hasil dari delapan kemenangan, tujuh kali imbang, dan tiga kekalahan. Sementara itu, Dewa United berada di posisi ke-10 dengan raihan 23 poin dari tujuh kemenangan, dua hasil imbang, dan sembilan kekalahan.

Duel di Stadion Gelora Bung Tomo pun diprediksi berlangsung ketat. Bagi Persebaya, laga ini bukan sekadar soal tiga poin, tetapi juga momentum untuk memutus catatan minor atas Dewa United sekaligus menegaskan ambisi bersaing di papan atas Super League musim ini.(sub) 

Editor : Redaksi