Pemprov Jatim Kucurkan Bantuan Rp7,6 Miliar bagi Masyarakat Gresik
MERAHPUTIH I GRESIK – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menyalurkan bantuan sosial dan program pemberdayaan senilai Rp7.607.800.000 kepada masyarakat Kabupaten Gresik. Bantuan tersebut diserahkan dalam kegiatan Sapa Bansos Amaliyah Ramadan 1447 H di Pendopo Alun-Alun Gresik, Jumat (13/3).
Penyaluran bantuan ini menyasar berbagai kelompok masyarakat, mulai dari penyandang disabilitas, lansia, keluarga penerima manfaat, hingga desa penerima program pemberdayaan. Program yang disalurkan antara lain Asistensi Sosial Penyandang Disabilitas (ASPD), PKH Plus bagi lansia, bantuan kemiskinan ekstrem, zakat produktif, bantuan operasional pendamping PKH Plus, serta tali asih bagi pilar sosial seperti Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) dan Taruna Siaga Bencana (Tagana).
Selain bantuan sosial, Pemprov Jatim juga menyalurkan program pemberdayaan desa seperti penguatan BUM Desa, Desa Berdaya, Jatim Puspa, serta bantuan keuangan desa. Dalam kesempatan itu juga diberikan bantuan pemeliharaan jalan berupa 250 drum aspal.
Secara rinci, bantuan dari Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur mencapai Rp3.445.900.000 yang meliputi PKH Plus bagi 1.202 keluarga, bantuan kemiskinan ekstrem untuk 116 jiwa, serta bantuan bagi 136 penyandang disabilitas. Selain itu terdapat bantuan permakanan bagi lansia, bantuan KIP PPKS Jawara, serta dukungan operasional bagi pilar sosial.
Sementara itu, bantuan dari BUMD Jatim berupa zakat produktif disalurkan kepada 50 penerima dengan total Rp25 juta. Dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Provinsi Jatim, bantuan sebesar Rp736,9 juta dialokasikan untuk program BUMDesa, Desa Berdaya, dan Jatim Puspa. Adapun bantuan keuangan desa yang disalurkan melalui beberapa perangkat daerah mencapai Rp3,4 miliar untuk mendukung pembangunan dan pemberdayaan desa di Gresik.
Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengapresiasi perhatian Pemerintah Provinsi Jawa Timur kepada masyarakat Gresik, terlebih bantuan tersebut disalurkan pada bulan Ramadan.
“Di bulan yang penuh berkah ini, kami bersyukur dapat bersilaturahmi bersama Ibu Gubernur Jawa Timur. Atas nama Pemerintah Kabupaten Gresik dan masyarakat, kami menerima program bantuan ini dengan penuh rasa syukur,” ujarnya.
Menurutnya, bantuan tersebut tidak hanya memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, tetapi juga menjadi inspirasi bagi Pemkab Gresik untuk menghadirkan program yang lebih dekat dengan kebutuhan warga hingga tingkat desa.
Usai penyerahan bantuan, Gubernur Khofifah dan Bupati Yani meninjau pasar murah yang digelar Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Timur di Pudak Galeri Gresik. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya pengendalian inflasi dan menjaga ketahanan pangan menjelang Hari Raya Idulfitri.
Dalam kunjungan itu, Khofifah turut menyerahkan bantuan beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) kepada lansia serta telur ayam kepada masyarakat yang datang bersama anak-anak.
Khofifah mengatakan pasar murah digelar untuk memastikan harga bahan pangan tetap stabil dan terjangkau bagi masyarakat.
“Kita ingin memastikan stabilisasi harga dan keterjangkauan pangan bagi masyarakat, baik dari sisi ketersediaan pasokan maupun harganya,” ujarnya.
Ia juga memastikan stok pangan di Jawa Timur dalam kondisi aman menjelang Lebaran. “Stok kita aman untuk persiapan Idulfitri, sekarang yang perlu dipastikan adalah distribusinya berjalan lancar,” kata Khofifah.(pps)
Editor : Redaksi
Harian Merah Putih