Persebaya Surabaya Tahan Persis 0-0 di Manahan, Laskar Sambernyawa Kian Tertekan
MERAHPUTIH I SOLO - Hasil imbang tanpa gol mewarnai duel sengit antara Persis Solo melawan Persebaya Surabaya di Stadion Manahan, Sabtu (9/5/2026) malam. Meski gagal meraih kemenangan, Bajol Ijo tampil disiplin dan mampu meredam agresivitas tuan rumah sepanjang pertandingan.
Tambahan satu poin ini terasa lebih berarti bagi Persebaya yang datang dengan misi menjaga konsistensi di papan atas kompetisi. Sebaliknya, hasil seri justru membuat langkah Persis semakin berat untuk keluar dari ancaman degradasi menjelang akhir musim.
Sejak peluit awal dibunyikan wasit Yudi Nurcahya, Persebaya langsung mengambil inisiatif serangan. Tim tamu mencoba menekan pertahanan Persis melalui pergerakan cepat di sisi lapangan. Peluang pertama hadir lewat sepakan Milos Raickovic pada menit awal laga. Namun tendangannya masih terlalu lemah dan mudah diamankan penjaga gawang Vukasin Vranes.
Tak berselang lama, Milos kembali merepotkan lini belakang Persis. Kali ini ia sukses mengeksploitasi sisi kiri pertahanan tuan rumah sebelum melepaskan tembakan yang masih tipis melebar di sisi gawang.
Persis tidak tinggal diam. Dukungan ribuan suporter di Stadion Manahan membuat Laskar Sambernyawa tampil berani meladeni permainan terbuka Persebaya. Pada menit kedelapan, kombinasi Roman Paparyha dan Maricic menghasilkan peluang berbahaya. Umpan lambung yang dikirim ke kotak penalti berhasil disambut tandukan Bruno Gomes, namun bola masih melayang tipis di atas mistar.
Memasuki pertengahan babak pertama, tempo pertandingan semakin tinggi. Kedua tim sama-sama mengandalkan pressing ketat dan permainan cepat untuk membongkar pertahanan lawan. Persis cenderung lebih menunggu sambil mengincar serangan balik, sedangkan Persebaya dominan dalam penguasaan bola.
Peluang emas kembali dimiliki Persis pada menit ke-18 melalui Dejan Tumbas. Dalam tekanan pemain belakang Persebaya, ia masih mampu melepaskan tembakan keras dari dalam kotak penalti. Sayangnya, bola melambung dan gagal mengarah tepat sasaran.
Persebaya terus mencoba membongkar pertahanan tuan rumah. Malik Risaldi sempat berdiri bebas saat menerima umpan silang pada menit ke-24. Namun peluang tersebut terbuang percuma setelah sepakannya tidak menemui target.
Tekanan Bajol Ijo semakin meningkat menjelang akhir babak pertama. Perovic melepaskan tendangan keras pada menit ke-28 yang memaksa Vranes melakukan penyelamatan gemilang. Satu menit kemudian giliran Rivera mencoba peruntungan lewat sepakan jarak jauh ke sudut gawang, tetapi kembali dimentahkan penjaga gawang Persis.
Meski kedua tim silih berganti menyerang, rapatnya lini pertahanan membuat tak satu pun peluang mampu dikonversi menjadi gol. Hingga turun minum, skor tetap bertahan 0-0.
Memasuki babak kedua, Persis tampil lebih agresif. Tuan rumah sempat menciptakan kemelut berbahaya di depan gawang Persebaya pada awal paruh kedua. Namun solidnya lini belakang Bajol Ijo mampu menggagalkan beberapa upaya pemain Persis.
Kiper Andhika Ramadhani menjadi salah satu aktor penting penyelamat Persebaya malam itu. Pada menit ke-55, ia melakukan penyelamatan krusial dengan menangkap sundulan Bruno Gomes yang datang tanpa kawalan.
Persis kembali memperoleh peluang emas melalui aksi Roman Paparyha pada menit ke-65. Penyerang asal Ukraina itu berhasil melewati duel dengan Jefferson sebelum menusuk ke kotak penalti. Namun penyelesaian akhirnya mampu diblok bek tangguh Gustavo Fernandes.
Meski sangat membutuhkan kemenangan demi keluar dari zona merah, permainan Persis terlihat kehilangan variasi di sisa pertandingan. Serangan demi serangan yang dibangun kerap mudah dipatahkan pertahanan disiplin Persebaya.
Sebaliknya, Persebaya bermain lebih tenang dalam mengontrol ritme laga. Tim asal Surabaya itu tampak puas dengan hasil imbang sambil sesekali mencoba melancarkan serangan balik cepat.
Hingga peluit panjang dibunyikan, tidak ada gol yang tercipta dari kedua kesebelasan. Skor 0-0 menutup laga yang berlangsung keras dan penuh tensi tersebut.
Hasil ini menjadi kerugian besar bagi Persis Solo yang masih berkutat di papan bawah klasemen. Sementara bagi Persebaya, tambahan satu poin di kandang lawan menjadi modal penting untuk menjaga persaingan di papan atas hingga penghujung musim.(red)
Editor : Redaksi
Harian Merah Putih