PERSIB Perkuat Sistem Scouting, Ahmed El Wardani Ditunjuk sebagai Head of Scouting
MERAHPUTIH I BANDUNG – PERSIB Bandung melanjutkan transformasi menuju klub sepak bola yang dikelola secara profesional dengan memperkuat struktur di sektor pencarian dan rekrutmen pemain. Setelah melengkapi komposisi tim kepelatihan, Maung Bandung kini menunjuk Ahmed El Wardani sebagai Head of Scouting untuk memperkuat sistem identifikasi bakat dan perekrutan pemain.
Penunjukan pria asal Mesir tersebut menjadi bagian dari langkah strategis PERSIB dalam membangun tata kelola klub yang lebih modern, terukur, dan berorientasi jangka panjang. Kehadiran El Wardani diharapkan mampu menghadirkan sistem scouting yang tidak hanya mengandalkan pengamatan lapangan, tetapi juga berbasis analisis performa dan kebutuhan teknis tim.
Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat, Adhitia Putra Herawan, mengatakan penguatan di departemen olahraga merupakan bagian dari agenda besar klub dalam meningkatkan kualitas organisasi. Menurutnya, scouting memiliki peran penting dalam memastikan setiap proses perekrutan pemain dilakukan secara objektif dan sesuai dengan visi pengembangan tim.
Adhitia menjelaskan, Ahmed El Wardani memiliki rekam jejak yang kuat dalam bidang identifikasi talenta, analisis performa pemain, serta jaringan sepak bola internasional yang luas, terutama di kawasan Asia dan Timur Tengah.
"Ahmed El Wardani memiliki pengalaman yang baik dalam bidang talent identification, performance analysis, serta memiliki jaringan yang luas, khususnya di kawasan Asia dan Timur Tengah. Kehadirannya merupakan bagian dari upaya PERSIB untuk terus menyempurnakan sistem scouting sehingga proses rekrutmen pemain dapat dilakukan secara lebih terukur, objektif, dan sesuai dengan kebutuhan tim," ujar Adhitia.
Penunjukan ini sekaligus menunjukkan perubahan pendekatan PERSIB dalam membangun skuad. Klub tidak hanya berfokus pada perekrutan pemain untuk kebutuhan kompetisi saat ini, tetapi juga menyusun fondasi jangka panjang melalui sistem pemantauan pemain yang lebih komprehensif.
Ahmed El Wardani lahir di Mesir pada 10 Oktober 1985 dan mengantongi lisensi kepelatihan AFC A. Sebelum bergabung dengan PERSIB, ia menjadi bagian dari staf kepelatihan Bojan Hodak di Kuala Lumpur FC sejak 2021 dengan jabatan Assistant Manager.
Pengalamannya di Malaysia berlanjut pada musim 2025/2026 ketika dipercaya menjadi asisten pelatih Penang FC yang berlaga di Liga Super Malaysia. Pengalaman bekerja bersama Bojan Hodak dinilai menjadi nilai tambah karena El Wardani telah memahami filosofi permainan dan kebutuhan teknis pelatih kepala PERSIB tersebut.
Dengan bekal pengalaman itu, El Wardani diproyeksikan memimpin proses pemetaan pemain potensial dari berbagai kompetisi, baik di dalam negeri maupun luar negeri. Sistem scouting yang dibangun nantinya diharapkan mampu menghasilkan rekomendasi pemain berdasarkan data, performa, serta kesesuaian dengan karakter permainan tim.
Tak hanya menyasar kebutuhan tim senior, peran Head of Scouting juga akan mencakup penguatan jalur pembinaan pemain muda. PERSIB ingin menciptakan hubungan yang lebih terintegrasi antara tim utama, Akademi PERSIB, dan Elite Pro Academy (EPA) agar proses pencarian, pembinaan, hingga promosi pemain berlangsung secara berkesinambungan.
Melalui sistem tersebut, klub berharap mampu mengoptimalkan potensi talenta muda sejak usia dini sekaligus memperbesar peluang mereka menembus skuad utama. Pendekatan ini juga diharapkan dapat memperkuat identitas PERSIB sebagai klub yang tidak hanya aktif merekrut pemain, tetapi juga konsisten melahirkan pemain berkualitas dari akademi sendiri.
Adhitia menegaskan, keberadaan El Wardani diharapkan menjadi salah satu elemen penting dalam meningkatkan daya saing PERSIB di masa mendatang. Dengan sistem scouting yang semakin matang, klub optimistis proses pembangunan skuad akan berjalan lebih efektif dan berkelanjutan.
"Kami menyambut Ahmed El Wardani sebagai bagian dari keluarga besar PERSIB. Semoga pengalaman, pengetahuan, dan dedikasi yang dimilikinya dapat memberikan kontribusi nyata dalam memperkuat sistem scouting, mengembangkan talenta-talenta potensial, serta mendukung PERSIB untuk terus berkembang dan meraih prestasi yang membanggakan," pungkas Adhitia.(ban)
Editor : Redaksi
Harian Merah Putih