Jahe di Pasar Jagir dan Soponyono Rungkut Melambung

MELAMBUNG: Pedagang menunjukkan jahe dan temulawak yang termasuk dalam kelompok tanaman empon-empon (9/4). Harga empon-empon di pasar lokal maupun pasar daerah mengalami kenaikan hingga 50-80 persen semenjak munculnya wabah Covid-19. HMP/Zulfikar Firda
MELAMBUNG: Pedagang menunjukkan jahe dan temulawak yang termasuk dalam kelompok tanaman empon-empon (9/4). Harga empon-empon di pasar lokal maupun pasar daerah mengalami kenaikan hingga 50-80 persen semenjak munculnya wabah Covid-19. HMP/Zulfikar Firda

MERAHPUTIH| SURABAYA- Pandemi Covid-19 membuat harga empon-empon naik dua kali lipat. Pantauan harianmerahputih.id, ada perbedaan harga didua pasar di Surabaya. Misalnya saja di pasar Mangga Dua di Jagir. Harga jahe putih perkilonya saat ini mencapai Rp 35 ribu. Naik dua kali lipat sebelum terjadi pandemi.

Sedangkan di pasar Soponyono Rungkut, harga jahe lebih gila lagi. Per kilonya mencapai Rp 50 ribu. Supriyatin, salah seorang pedagang pasar Jagir menyebut, harga jahe impor dari Vietnam lebih mahal. “Kalau jahe Vietnam per kilonya bisa sampai 40 ribu,” ungkap wanita yang sudah berjualan 12 tahun itu.

BANYAK: Stok berlimpah di salah satu lapak pedagang empon-empon di Pasar Jagir, Surabaya (8/4). Harga empon-empon di pasar lokal maupun pasar daerah mengalami kenaikan hingga 50-80 persen semenjak munculnya wabah Covid-19. HMP/Zulfikar Firdaus.BANYAK: Stok berlimpah di salah satu lapak pedagang empon-empon di Pasar Jagir, Surabaya (8/4). Harga empon-empon di pasar lokal maupun pasar daerah mengalami kenaikan hingga 50-80 persen semenjak munculnya wabah Covid-19. HMP/Zulfikar Firdaus.

Meski mengalami kenaikan harga, omzet penjualan empon-empon menurut Supriyatin tidak mengalami kenaikan yang signifikan. Nursiati, pedagang pasar Soponyono mengatakan, harga jahe merah melambung. “Saat ini harganya 80 ribu. Naik dua kali lipat,” ungkap Mbak Nur panggilan karibnya.

Mbak Nur yang sudah berjualan empon-empon sejak delapan tahun lalu itu menyebut, di pasar Soponyono, kenaikan bisa mencapai 50-80 persen. “Yang tetap itu harganya daun salam. Tidak pernah naik sebelum atau ada virus Corona,” ungkap Mbak Nur.

Kedua pedagang berharap pandemi segera berlalu. “Biar kami jualannya lebih tenang,” . ungkapnya. (zul/ono)

Harga empon-empon di pasar Jagir

Jahe 35/kg

Jahe vietnam 40/kg

Kunyit 10/kg

Sereh 5rb/kg

Lengkuas 8rb/kg

Temulawak 8-10rb/kg

 Harga empon-empon di pasar Soponyono, Rungkut

Jahe 50/kg

Jahe merah 80/kg

Kunyit 12-14/kg

Sereh 10/kg

Lengkuas putih 12/kg

Lengkuas merah 16/kg

Temulawak 14/kg

 

 

Editor : Eko Yudiono