Empat Pemain dan Dua Official Persebaya Positif Covid-19

Pelatih Persebaya Aji Santoso saat mengikuti tes usap tahap pertama di Surabaya, Kamis (27/08/2020). Pada tes usap tahap kedua akhir pekan lalu, dinyatakan empat pemain dan dua ofisial tim terkonfirmasi positif COVID-19. (ANTARA Jatim/HO-Official Persebay
Pelatih Persebaya Aji Santoso saat mengikuti tes usap tahap pertama di Surabaya, Kamis (27/08/2020). Pada tes usap tahap kedua akhir pekan lalu, dinyatakan empat pemain dan dua ofisial tim terkonfirmasi positif COVID-19. (ANTARA Jatim/HO-Official Persebay

MERAHPUTIH| SURABAYA-Kabar kurang bagus datang dari klub Liga 1 Persebaya
Surabaya. Jelang bergulirnya kompetisi pekan ini, empat pemain terkonfirmasi
positif positif Covid-19.

Hasil ini didapat berdasarkan tes usap PCR yang dilakukan PT Liga Indonesia
(LIB) beberapa hari lalu.


"Apa yang dikhawatirkan lebih cepat dari dugaan. Ada anggota tim Persebaya yang
positif," ujar Presiden Persebaya Azrul Ananda seperti dikutip dari laman resmi
klub, Selasa.

Total ada enam anggota tim yang terpapar, rinciannya empat pemain dan dua orang
ofisial.

Personel yang positif itu sudah tidak diikutkan dalam sesi latihan pada Senin
(28/9), karena menjalani karantina mandiri dan kondisinya tanpa gejala.

 

"Syukur, Alhamdulillah, kondisi mereka baik-baik saja. Kami langsung menerapkan
protokol yang sesuai agar mereka segera pulih dan kondisi anggota tim lain
terjaga," katanya menambahkan.

Azrul menjamin keenam anggota tim yang positif tersebut akan mendapat penanganan
maksimal dari manajemen agar bisa secepatnya bergabung dengan tim.

"Dalam beberapa hari lagi, kami akan melakukan tes ulang. Semoga mereka segera
dinyatakan pulih," katanya.

Menurut Azrul, ini adalah peringatan nyata bahwa semua tidak boleh kendur dalam
menjaga kondisi masing-masing, khususnya disiplin menjalankan protokol
kesehatan.

 Sementara itu, pada laman resmi klub juga tidak disebutkan siapa nama empat
pemain yang terpapar COVID-19.

Kendati demikian, keberanian manajemen Persebaya Surabaya mengumumkan kondisi
ini patut diapresiasi, sebab tidak semua pihak mau berterus terang terkait
dengan kondisi yang ada.

Atas peristiwa ini, Persebaya meminta agar menjadi perhatian PT LIB, bahwa
ancaman COVID-19 terhadap jalannya kompetisi adalah nyata dan bukan tidak
mungkin kejadian-kejadian lain akan muncul selama kompetisi berjalan.

"Musim ini bukan musim normal, dan tidak akan menjadi musim normal. Tak hanya
Persebaya, ini bisa terjadi pada siapa saja. Karena itu, semoga apa yang terjadi
ini bisa menjadi pelajaran bersama," katanya menegaskan.

Terkait agenda tim, Azrul memastikan semua berjalan normal atau tetap
menjalankan aktivitas latihan sebagai persiapan laga perdana kontra Barito
Putera di Stadion Maguwoharjo, Minggu (4/10).

Makan Konate dan kawan-kawan juga tetap menjalani aktivitas latihan di Stadion
Jenggolo Sidoarjo.

Sebagai langkah antisipasi, sesi latihan tim "Bajul Ijo" dilaksanakan tertutup,
baik untuk media maupun suporter.(red)

 

Editor : Eko Yudiono