Kompetisi Ditunda, Aji Berharap Ada Pembenahan Prokes
MERAHPUTIH| SURABAYA-Penundaan Liga 1 dan 2 membuat pelatih Persebaya Aji Santoso angkat bicara. Dia berharap, setelah penundaan nanti ada pembenahan mengenai protokol kesehatan (Prokes).
Penundaan membuat Aji mengubah rencana. Seharunnya, Minggu, (4/10), Green Force menghadapi Barito Putera. Karena kompetisi ditunda, Aji membatalkan agenda latihan.
Dilansir website resmi persebaya.id, Aji mengaku tidak masalah dengan penundaan kick-off kompetisi. Sebagai pelatih menyesuaikan jadwal latihan sudah menjadi kewajiban. Fokusnya hanya membawa anak asuhnya mencapai peak performance saat berlaga.
"Saya sudah mendengar kabar (ditundanya liga) itu. Sebagai pelatih saya mengikuti saja," ujar Aji, Kamis.
"Dampak untuk tim ini tentunya ada, karena kita sudah fokus untuk bertanding tanggal empat dan persiapan sudah tahap final. Yang pasti kami mengikuti saja keputusannya," sambungnya.
Eks pelatih timnas Indonesia tersebut menambahkan, justru timnya diuntungkan dengan mundurnya extraordinary competition Shopee Liga 1 ke bulan depan. Karena sebelum mengumpulkan pemain di awal bulan September, Aji sempat berujar bahwa dirinya membutuhkan waktu dua bulan agar persiapan tim lebih optimal.
Selain itu, kapten Persebaya musim 1997/1998 tersebut berharap adanya pembenahan dalam protokol kesehatan jika liga kembali bergulir. Aji menuntut kejelasan dari PSSI maupun PT LIB terkait mitigasi dan penanganan apabila muncul kasus konfirmasi seperti yang sedang dialami Persebaya saat ini.
"Tentunya jika kompetisi ini berlanjut ya harus benar-benar aman. Dalam artian protokol kesehatan tingkat tinggi harus dilaksanakan, karena bagaimanapun ini berurusan dengan jiwa," harap Aji.
"Dara awal juga sudah saya sampaikan, jika memang ada positif seperti yang terjadi di Persebaya ini penanganannya dan tanggapannya dari federasi maupun LIB," pungkasnya. (red)
Editor : Eko Yudiono
Harian Merah Putih