Pelatih Persija Sudirman: Peluang Harus Jadi Gol
MERAHPUTIH I DENPASAR - Pelatih Persija, Sudirman, mengatakan bahwa Persija tak bisa turun dengan komposisi terbaiknya di partai tersebut. Sebab, ada dua pemain yang mendapatkan hukman kartu, yakni Syahrian Abimanyu yang terkena kartu merah di laga sebelumnya dan Novri Setiawan akumulasi kartu kuning.
“Persiapan kami melawan Persikabo berjalan baik. Kemudian pemain kami ada yang terakumulasi kartu dan ada pula beberapa pemain dalam masa pemulihan,” kata Coach Sudirman dalam konferensi pers jelang laga.
Pelatih kelahiran Pekanbaru 52 tahun lalu itu pun berharap anak didiknya bisa memutus tren negatif yang tengah dialami Persija.
“Memang di tiga pertandingan terakhir kami tidak berhasil meraih kemenangan. Tapi perlu dicatat dalam pertandingan itu, khususnya dalam dua pertandingan sebelumnya (vs Persib dan Bali United), kami bermain sangat bagus. Kami punya banyak peluang dan kami bermain dengan hati. Hanya keberuntungan yang belum kami dapatkan di dua pertandingan sebelumnya” tuturnya
“Di pertandingan terakhir (vs Borneo FC) kami memang tak bermain cukup bagus seperti dua pertandingan sebelumnya. Tapi perlu dicatat kami pun mendapatkan banyak peluang,” ucap Coach Sudirman lagi.
Jadi, ia menginstruksikan kepada Riko Simanjuntak dkk. agar tak menyia-nyiakan kesempatan untuk membobol gawang lawan.
“Yang terpenting di pertandingan vs Persikabo peluang-peluang yang kami dapatkan harus menjadi gol. Itu yang kami tekankan ke pemain dan kami latih dalam beberapa hari belakangan. Semoga apa yang kami latih bisa diaplikasikan dengan baik sehingga jika dapat peluang di awal pertandingan bisa mencetak gol,” ujarnya melanjutkan.
Sementara itu, gelandang senior Persija, Tony Sucipto (36), memastikan bahwa Macan Kemayoran memiliki tekad kuat untuk meraih kemenangan atas Persikabo 1973.
Tony berambisi membawa Persija meninggalkan tren negatif yang saat ini tengah dialami.
Namun, pemain yang juga piawai tampil sebagai bek kiri itu merasa masa pemulihan menuju laga vs Persikabo terlalu singkat. Sebab, terakhir Persija tampil yaitu pada Kamis (10/3/2022) saat berhadapan dengan Borneo FC.
“Persiapan pemain saat ini tak ada masalah. Hanya saja masa recovery kami singkat karena jeda waktu dari pertandingan terakhir hanya tiga hari. Jadi kami mempersiapkan sebaik mungkin untuk recovery,” tutur Tony dalam konferensi pers sebelum laga.
Tony pun menyadari saat ini suporter Persija tengah kecewa setelah tim mendapatkan tiga kekalahan beruntun.
“Suporter pasti kecewa dengan hasil. Tapi yang terpenting, kami di dalam tim harus terus berusaha untuk mendapatkan hasil terbaik. Itulah yang terpenting dalam tim. Terkait persiapan kami tentu siap. Insyaallah kami bisa mendapatkan hasil terbaik,” ujarnya.
Editor : prass prasetyo
Harian Merah Putih