Gubernur Jawa Timur Khofifah Ajak Warga Jaga Kondusifitas di Tengah Perbedaan Pilihan Politik

harianmerahputih.id
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa usai peresmian Monumen Baptisan Pertama GKJW (Gereja Kristen Jawi Wetan) Wiyung, Surabaya, Selasa (12/12/2023).

MERAHPUTIH I SURABAYA  - Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, menyampaikan harapannya untuk menjaga kehidupan antar umat beragama dan intern umat beragama tetap teduh, aman, dan damai di tengah gejolak politik. Pernyataan ini disampaikan saat peresmian Monumen Baptisan Pertama GKJW (Gereja Kristen Jawi Wetan) Wiyung, Surabaya, Selasa (12/12/2023).

Gubernur Khofifah menekankan pentingnya kebersamaan dalam menjalani tahun politik yang penuh perbedaan pilihan.

Baca juga: Konflik Berkepanjangan di RS Pura Raharja Menguat: Kuasa Hukum Abdi Negara Jatim Gerak Cepat Ultimatum CEO

"Mudah-mudahan seduluran warga Jawa Timur tetap dibangun, guyub rukun. Ya guyub, ya rukun, itu yang kita harapkan," ungkapnya.

Dalam konteks perbedaan politik, Khofifah mengajak masyarakat untuk menjaga ketenangan hati dan pikiran.

Baca juga: Gerindra Jatim Galang Rp805 Juta untuk Korban Banjir Sumatera, Tujuh Truk Bantuan Diberangkatkan

"Di tahun politik seperti ini, perbedaan pilihan dan pandangan harus disikapi dengan hati yang tenang. Hati tenang, pikiran tenang," pesannya.

Sebagai pemimpin Jawa Timur, Khofifah mengakui bahwa perbedaan adalah bagian tak terhindarkan dalam negara demokrasi seperti Indonesia. Ia mengajak seluruh warga Jawa Timur untuk bersatu demi menjaga kehidupan yang aman, damai, kondusif, dan demokratis.

Baca juga: Pasar Murah di Pantai Cengkrong, Strategi Khofifah Redam Gejolak Harga Menjelang Nataru

"Harapan kita semuanya bisa berseiring," tandas Gubernur Khofifah. (red)

Editor : prass prasetyo

Politik
Berita Populer
Berita Terbaru