MERAHPUTIH I SURABAYA – Kabar kembalinya Koko Ari Araya menjadi suntikan moral tersendiri bagi Persebaya Surabaya. Setelah lebih dari enam bulan berjibaku dengan pemulihan pascaoperasi lutut, full back kanan berusia 25 tahun itu akhirnya kembali merumput bersama Green Force. Momen tersebut terjadi pada laga kontra Persijap, 28 Desember lalu, saat Koko dipercaya tampil sebagai starter sebelum ditarik keluar pada menit ke-61.
Kehadiran Koko di sektor kanan pertahanan langsung memberi warna berbeda. Bermain di posisi aslinya, ia tampil cukup solid, disiplin, dan menunjukkan ketenangan dalam membaca permainan. Laga tersebut juga menjadi titik balik bagi Persebaya yang sukses mencatat kemenangan telak 4-0, sekaligus mengakhiri rentetan lima pertandingan beruntun yang berujung hasil imbang.
Baca juga: Leo Lelis dan Misi Mengulang Memori Manis di Pamelingan
Tak ingin larut dalam euforia comeback, Koko kini langsung menatap tantangan berikutnya. Pagi tadi, Kamis (2/1), ia bersama rombongan skuad Persebaya bertolak menuju Pulau Garam untuk menghadapi Madura United. Laga ini memiliki makna tersendiri bagi Koko, mengingat Madura United merupakan klub yang pernah ia bela sebelum kembali berseragam hijau kebanggaan Bonek.
“Siap, tentu saja kalau dipercaya untuk main, saya akan berjuang semaksimal mungkin untuk membawa Persebaya melanjutkan tren kemenangan,” ujar Koko dengan nada penuh keyakinan.
Bagi Koko, perjalanan kembali ke lapangan hijau bukanlah proses yang singkat. Cedera lutut yang dialaminya menjadi ujian berat, baik secara fisik maupun mental. Namun, kesabaran dan disiplin menjalani program pemulihan menjadi kunci hingga akhirnya ia kembali mendapatkan kepercayaan tim pelatih.
Baca juga: Menemukan Kembali Karakter Bajul Ijo di Gelora Bung Tomo
“Alhamdulillah, saya sangat bersyukur bisa kembali bermain. Cedera kemarin cukup menguji kesabaran, tapi saya fokus menjalani pemulihan dan mengikuti semua program dari tim medis,” ungkapnya.
Meski sudah kembali tampil, Koko menyadari bahwa proses adaptasi masih terus berjalan. Ritme pertandingan, kondisi fisik, hingga chemistry dengan rekan setim menjadi hal-hal yang terus ia asah. Ia menegaskan siap bekerja lebih keras demi memberikan kontribusi maksimal bagi Persebaya di sisa musim kompetisi.
Tak lupa, Koko menyampaikan apresiasi mendalam kepada keluarga dan manajemen Persebaya yang setia mendampinginya selama masa pemulihan. Dukungan moral tersebut, menurutnya, menjadi energi tambahan untuk bangkit dan kembali percaya diri.
Baca juga: Persebaya Berjaya di GBT, Persijap Dipukul Telak Empat Gol Tanpa Balas
Sebagai pemain yang besar dan memulai karier profesional bersama Persebaya, Koko memiliki ikatan emosional kuat dengan klub asal Kota Pahlawan itu. Meski sempat merantau dan memperkuat Madura United, loyalitasnya kepada Green Force tak pernah pudar. Kini, setelah kembali dan bangkit dari cedera panjang, Koko siap menulis kembali kisah pengabdiannya bersama Persebaya.
Laga melawan Madura United pun menjadi panggung pembuktian. Bukan sekadar menghadapi mantan klub, tetapi juga menjadi simbol kebangkitan seorang pemain yang menolak menyerah pada keadaan. Bagi Koko Ari Araya, setiap menit di lapangan kini adalah bentuk syukur dan komitmen untuk terus berjuang demi lambang Persebaya di dada.(sub)
Editor : Redaksi