MERAHPUTIH I JAKARTA — Persija Jakarta kembali menunjukkan watak sebagai kandidat kuat papan atas Super League. Bermain di hadapan pendukungnya sendiri di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Sabtu (3/1) sore, Macan Kemayoran sukses menundukkan Persijap Jepara dengan skor meyakinkan 2-0 pada laga pekan ke-16.
Sejak peluit awal dibunyikan, Persija langsung tampil agresif. Tim asuhan pelatih Persija tak memberi ruang bagi tim tamu untuk mengembangkan permainan. Serangan demi serangan dilancarkan, memaksa Persijap lebih banyak bertahan di area sendiri.
Baca juga: Teja Paku Alam Siap Jadi Benteng Terakhir PERSIB di Kediri
Peluang pertama lahir cepat. Pada menit keempat, Van Basty Souza menyambut bola dengan sundulan keras yang kemudian disusul oleh Rosalvo. Namun, kiper Persijap Sendri Johansah tampil sigap dan berhasil mengamankan bola, menjaga gawangnya tetap perawan.
Drama sempat terjadi pada menit ketujuh. Wasit menghentikan laga untuk meninjau insiden antara Elvis Sakyi dan Arlyansyah Abdul Manan di kotak terlarang. Sempat muncul dugaan pelanggaran yang berujung penalti, namun setelah melihat tayangan ulang, pengadil lapangan memastikan tidak ada pelanggaran dan permainan kembali dilanjutkan.
Persija mencoba memecah kebuntuan melalui situasi bola mati. Sepak pojok demi sepak pojok didapat, termasuk pada menit ke-19, namun Sendri kembali menunjukkan kualitasnya di bawah mistar dengan menggagalkan ancaman dari udara.
Tekanan Persija terus berlanjut. Hanif Sjahbandi melepaskan sepakan mendatar dari luar kotak penalti pada menit ke-25. Bola mengarah ke sudut gawang, tetapi lagi-lagi Sendri tampil sebagai penyelamat Persijap. Skor 0-0 bertahan hingga turun minum, meski Persija mendominasi penguasaan bola dan peluang.
Memasuki babak kedua, Persija meningkatkan intensitas serangan. Tekanan akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-61. Hanif Sjahbandi melakukan penetrasi ke dalam kotak penalti sebelum mengirim umpan mendatar ke muka gawang. Arlyansyah Abdul Manan yang berdiri bebas langsung menyambar bola dari jarak dekat. Gol tak terelakkan. Persija unggul 1-0, dan SUGBK bergemuruh.
Arly hampir mencetak gol keduanya beberapa menit berselang. Sayang, sepakan yang dilepaskannya masih bisa ditepis Sendri yang tampil impresif sepanjang pertandingan.
Baca juga: Persija Bidik Awal Sempurna 2026, GBK Jadi Panggung Ujian Mental Macan Kemayoran
Peluang emas kembali didapat Persija pada menit ke-74. Witan Sulaeman lolos dari kawalan dan berhadapan satu lawan satu dengan kiper. Namun, penyelesaian akhirnya belum menemui sasaran, membuat skor tetap bertahan.
Gol penegas akhirnya datang pada menit ke-79. Berawal dari umpan Gustavo Franca, Adityawarman melepaskan sepakan melengkung dari luar kotak penalti. Bola meluncur indah ke sudut gawang tanpa mampu dijangkau kiper. Persija menjauh 2-0.
Persijap sempat mencoba memperkecil ketertinggalan. Kesempatan terbaik didapat Rizky Hidayat pada menit ke-82, namun peluang tersebut gagal berbuah gol. Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 2-0 tetap bertahan untuk kemenangan Persija.
Tambahan tiga poin krusial ini membuat Persija kini mengoleksi 35 poin dan berhasil melangkahi Persib Bandung di papan klasemen sementara Super League. Kemenangan ini menjadi sinyal kuat bahwa Persija siap terus bersaing di jalur juara.
Baca juga: Leo Lelis dan Misi Mengulang Memori Manis di Pamelingan
Susunan Pemain:
Persija Jakarta:
Carlos Eduardo; Bruno Tubarao, Rizky Ridho, Thales Lira, Dony Tri Pamungkas; Witan Sulaeman, David da Silva, Hanif Sjahbandi; Allano, Eksel Runtukahu, Arlyansyah Abdul Manan.
Persijap Jepara:
Sendri Johansah; Elvis Sakyi, Fikron Afriyanto, Diogo Brito, Firman Ramadhan; Wahyudi Hamisi, Dicky Kurniawan, Carlos Franca; Indra Arya, Rosalvo, Alexis Gomez.(jak)
Editor : Redaksi