Bonus Prestasi SEA Games 2025, Khofifah Tegaskan Jatim Punya Bibit Emas Atlet Dunia

harianmerahputih.id

MERAHPUTIH I SURABAYA – Pemerintah Provinsi Jawa Timur kembali menegaskan komitmennya dalam membangun ekosistem olahraga berprestasi. Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyerahkan bonus secara langsung kepada para atlet Jawa Timur yang sukses mengharumkan nama Indonesia pada ajang SEA Games 2025 Tailan, di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Minggu (30/1).

Penyerahan bonus itu menjadi bentuk apresiasi nyata atas kerja keras para atlet dan pelatih yang telah menyumbangkan kontribusi signifikan bagi kontingen Merah Putih. Dari Jawa Timur, atlet-atlet berhasil menyumbang total 34 medali emas, 35 perak, dan 35 perunggu untuk Indonesia.

Baca juga: Jatim Jadi Lokomotif Talenta Digital Nasional, Hampir 20 Ribu SDM Siap Dicetak pada 2026

Dalam sambutannya, Khofifah menekankan bahwa capaian tersebut bukan hasil instan, melainkan buah dari disiplin, konsistensi latihan, serta dukungan ekosistem olahraga yang terus dibangun di Jawa Timur.

“Alhamdulillah mereka kerja keras luar biasa. Pelatihnya, atletnya, kita bisa berkontribusi untuk nasional 34 emas, 35 perak, dan 35 perunggu. Saya rasa kita menemukan atlet yang luar biasa,” ujar Khofifah.

Salah satu yang menjadi sorotan adalah Martina Ayu Pratiwi, atlet triathlon Jawa Timur yang tampil gemilang dengan meraih lima medali emas dan dua medali perak. Menurut Khofifah, Martina adalah contoh nyata bibit atlet masa depan yang harus dijaga dan dikembangkan secara berkelanjutan.

“Martina di triathlon bisa dapat lima emas dan dua perak. Umurnya baru 22 tahun. Dengan energi seperti itu, peluang untuk terus berkarya dan berprestasi masih sangat luas. Tapi tentu harus dijaga, kedisiplinannya, pelatihnya, dan ekosistem cabang olahraganya,” tegas Khofifah.

Gubernur perempuan pertama di Jawa Timur itu juga menegaskan bahwa prestasi internasional tidak boleh berhenti pada satu momentum. Menurutnya, keberhasilan di SEA Games harus menjadi pijakan untuk menatap ajang yang lebih tinggi.

“Kita berharap atlet-atlet ini terus sukses di ajang internasional lainnya. Ini bukan hanya soal medali, tapi soal membangun karakter juara,” ucapnya.

Sementara itu, Martina Ayu Pratiwi mengaku bersyukur atas apresiasi yang diberikan Pemprov Jatim. Atlet triathlon peraih bonus sebesar Rp 409.500.000 itu menyebut SEA Games 2025 sebagai pengalaman pertamanya yang sangat berharga di level internasional.

Baca juga: Khofifah Lantik Tujuh Pejabat Eselon II, Tekankan Kehati-hatian dan Penguatan Tiga Program Prioritas

“Sebagai putri Jawa Timur yang diberi kepercayaan membawa nama daerah dan bangsa di SEA Games 2025, bagi saya ini adalah pengalaman pertama yang sangat berharga,” tutur Martina.

Ia mengakui perjalanan menuju podium tidaklah mudah. Lelah, tekanan, hingga keraguan menjadi bagian dari proses yang harus dilalui. Namun dukungan dari pemerintah daerah dan masyarakat Jawa Timur menjadi kekuatan tersendiri baginya dan tim.

“Perjalanan ini penuh tantangan. Tapi yang selalu menguatkan kami adalah dukungan dan doa dari Jawa Timur. Terima kasih setulus-tulusnya kepada Ibu Gubernur dan seluruh jajaran Pemprov Jawa Timur atas perhatian dan pembinaan yang diberikan,” katanya.

Martina menegaskan bahwa bonus yang diterima bukan sekadar penghargaan material, melainkan amanah dan motivasi untuk terus berprestasi.

“Saat Merah Putih berkibar dan Indonesia Raya berkumandang, yang kami rasakan hanya satu: ini untuk Indonesia dan ini untuk Jawa Timur. Ini bukan akhir perjuangan, melainkan awal komitmen kami untuk terus menginspirasi generasi Jawa Timur,” tegasnya.

Baca juga: BPN Jatim Dorong Integrasi Data Pertanahan Terpadu, Perkuat Kepastian Hukum hingga Tata Kelola Lahan

Adapun besaran bonus yang diberikan, untuk perorangan peraih medali emas sebesar Rp.73.125.000, peraih medali perak sebesar Rp.43.625.000, dan peraih medali perunggu sebesar Rp.24.125.000.

Untuk beregu 2-3 orang, peraih medali emas mendapat bonus Rp.68.250.000, peraih medali perak mendapat bonus Rp.39.000.000, dan peraih perunggu memperoleh bonus sebesar Rp.19.500.000.

Untuk beregu 4-6 orang, peraih medali emas mendapat bonus Rp.63.375.000, peraih medali perak mendapat bonus Rp.34.125.000, dan peraih perunggu memperoleh bonus sebesar Rp.14.625.000.

Untuk beregu lebih 6 orang, peraih medali emas mendapat bonus Rp.58.500.000, peraih medali perak mendapat bonus Rp.29.250.000, dan peraih perunggu memperoleh bonus sebesar Rp.12.187.000.

Penyerahan bonus di Grahadi hari itu bukan sekadar seremoni. Lebih dari itu, momen tersebut menjadi penanda bahwa Jawa Timur terus menempatkan olahraga sebagai salah satu pilar strategis pembangunan sumber daya manusia, dengan target yang jelas: prestasi berkelanjutan dan kejayaan Merah Putih di panggung internasional. (dpr) 

Editor : Redaksi

Politik
Berita Populer
Berita Terbaru