Bali United Tidak Setuju dengan Usulan Kompetisi tanpa Degradasi

harianmerahputih.id
dok/Pesepak bola Bali United, Lerby Eliandry (kiri) mendapat pengarahan dari Pelatih Stefano Cugurra saat latihan ketahanan fisik di GOR Ngurah Rai, Denpasar, Bali, Rabu (8/1/2020). Klub Bali United melakukan latihan intensif menjelang laga tandang perdan

MERAHPUTIH|BALI- Juara bertahan Liga Indonesia musim 2019 Bali United tidak setuju dengan usulan kompetisi Liga 1 musim 2021 tanpa degradasi.Alasannya, kualitas kompetisi tidak akan seperti adanya promosi dan degradasi.


Dalam rapat virtual antara PT Liga Indonesia Baru dan seluruh perwakilan klub, sejumlah poin-poin usulan mengemuka di antaranya penghentian kompetisi musim 2020 dan dengan/tanpa sistem degradasi-promosi ketika liga kembali dimulai, demikian seperti dilansir ANTARA.

Baca juga: Sambut Era Baru Sepak Bola Indonesia, PT LIB Perkenalkan Identitas Anyar: ILeague

Pelatih Bali United Stefano Cugurra "Teco" memandang bahwa kompetisi akan berlangsung kompetitif saat ada tim yang harus turun maupun yang naik kasta.

"Saya pikir sistem degradasi dan promosi dari tim Liga 2 harus diterapkan untuk memperoleh kompetisi yang bagus dan sehat," ujar Teco seperti dikutip dalam laman resmi klub dari Jakarta, Senin.

 

Baca juga: Indonesia Tembus Putaran Empat: Satu-satunya Wakil Non-Arab di Jalur Terjal Piala Dunia 2026

Usulan-usulan yang mencuat itu memang belum secara resmi disahkan. PT LIB selaku operator liga akan membawa rekomendasi dari seluruh klub itu ke PSSI untuk nantinya diputuskan dalam rapat bersama Exco.

Paling penting bagi tim asal Pulau Dewata tersebut otoritas segera memutuskan nasib kompetisi dan berharap liga bisa bergulir pada Maret. Bali United memang harus sesegera mungkin menyiapkan tim karena mereka akan berlaga di Piala AFC.

Baca juga: "Erick Thohir Warning Suporter! Jangan Cederai Harga Diri Bangsa Saat Hadapi China di GBK!"

"Saya berharap Liga 1 bisa segera terlaksana. Tim sudah tidak ada pertandingan hampir satu tahun. Semoga bulan Maret mendatang kompetisi bisa terlaksana," ujar Teco.

Hingga saat ini, Fadil Sausu dan kawan-kawan masih menjalani latihan mandiri di kediamannya masing-masing. Awalnya mereka akan dikumpulkan pada awal Januari, namun seiring dengan adanya pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Jawa-Bali membuat rencana itu urung.(red)

Editor : Eko Yudiono

Politik
Berita Populer
Berita Terbaru