Wapres Gibran dan Khofifah Hadiri Haul KH Abdul Wahab Chasbullah di Tambakberas

MERAHPUTIH I JOMBANG - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mendampingi Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka dan Kapolri Listyo Sigit Prabowo menghadiri Haul ke-55 Al Maghfurlah KH Abdul Wahab Chasbullah di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Minggu (10/5).

Sebelum mengikuti rangkaian haul, rombongan melakukan ziarah ke makam KH Abdul Wahab Chasbullah di kompleks pemakaman keluarga pesantren. Ribuan jamaah, ulama, habaib, masyaikh dan santri memadati area pondok untuk mengikuti doa bersama sekaligus mengenang perjuangan tokoh pendiri Nahdlatul Ulama tersebut.

Dalam kesempatan itu, Khofifah menyebut kehadiran Wakil Presiden menjadi bentuk penghormatan negara terhadap jasa besar para ulama dalam membangun fondasi keislaman, kebangsaan dan persatuan Indonesia.

Menurutnya, haul bukan sekadar tradisi mengenang tokoh besar, melainkan momentum meneguhkan kembali nilai perjuangan, keteladanan dan pengabdian ulama bagi bangsa. Khofifah menegaskan, KH Abdul Wahab Chasbullah merupakan ulama visioner yang menempatkan pesantren sebagai pusat pendidikan, pemberdayaan masyarakat sekaligus penguatan kebangsaan.

“Nilai perjuangan beliau harus terus dihidupkan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara,” ujar Khofifah.

Ia menambahkan, Pemprov Jatim terus memperkuat sinergi dengan pesantren dan ulama sebagai mitra strategis pembangunan daerah. Menurutnya, kekuatan moral dan spiritual masyarakat menjadi pondasi utama kemajuan Jawa Timur.

Khofifah juga mengajak generasi muda dan para santri meneladani perjuangan Mbah Wahab dengan menjaga persatuan, gotong royong dan semangat pengabdian kepada bangsa.

Sementara itu, Wapres Gibran menegaskan pentingnya generasi muda dan santri mampu beradaptasi menghadapi tantangan global tanpa meninggalkan nilai kebangsaan dan akhlak.

Menurut Gibran, KH Abdul Wahab Chasbullah mewariskan semangat persatuan, cinta tanah air dan keberanian berpikir maju yang harus diteruskan generasi penerus bangsa.

“Santri harus mampu berinovasi dan beradaptasi menghadapi perubahan zaman, termasuk disrupsi teknologi dan dinamika global,” kata Gibran.

Wapres juga mengapresiasi kontribusi pesantren dalam mencetak generasi bangsa yang berilmu dan berkarakter, sekaligus mendukung pengembangan program Kampung Haji untuk memperkuat layanan haji di Indonesia.(red)

Editor : Redaksi