Jelang Hari Media Sosial Sedunia, KAI Ajak Pelanggan Gunakan Kanal Resmi Cegah Hoaks

harianmerahputih.id

MERAHPUTIH I JAKARTA – Menjelang peringatan Hari Media Sosial Sedunia pada 30 Juni, PT Kereta Api Indonesia mengimbau masyarakat untuk mengandalkan kanal resmi KAI sebagai sumber utama informasi perjalanan. Langkah ini dinilai semakin penting di tengah meningkatnya mobilitas masyarakat selama libur sekolah dan maraknya penyebaran informasi yang belum terverifikasi di ruang digital.

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba mengatakan media sosial dan platform digital kini menjadi bagian penting dalam pelayanan pelanggan. Selain menyampaikan informasi operasional, kanal digital juga dimanfaatkan untuk menerima masukan, memberikan edukasi, hingga merespons berbagai kebutuhan pelanggan secara cepat.

Baca juga: Rebranding Tegas KAI: Argo Bromo Anggrek Dihapus, Berganti Jadi KA Anggrek

Menurut Anne, KAI telah menerima dan mengolah lebih dari 13 juta masukan pelanggan dari berbagai kanal komunikasi. Beragam masukan tersebut menjadi dasar perusahaan dalam melakukan transformasi layanan, mulai dari pengembangan aplikasi Access by KAI, penerapan Face Recognition Boarding Gate, fitur Female Seat Map, modernisasi kereta New Generation, hingga peningkatan fasilitas di stasiun.

Hingga Mei 2026, aplikasi Access by KAI mencatat hampir 29,9 juta pengguna terdaftar, dengan lebih dari 8,9 juta pengguna aktif dan total unduhan mencapai 39,5 juta kali. Pada 2025, aplikasi tersebut juga mendominasi penjualan tiket kereta api utama dan lokal dengan lebih dari 29,7 juta transaksi atau sekitar 73,44 persen dari total penjualan.

Selain aplikasi, KAI terus memperkuat layanan informasi melalui Contact Center 121, akun media sosial @KAI121 dan @keretaapikita, serta WhatsApp resmi KAI121 yang telah memiliki tanda centang biru. Kanal-kanal tersebut disiapkan untuk memastikan pelanggan memperoleh informasi yang akurat sekaligus menghindari penipuan, akun palsu, maupun promo fiktif.

Baca juga: KAI Pastikan Perjalanan KA Jarak Jauh Kembali Normal, Pemulihan Layanan Berjalan Bertahap

KAI juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah membagikan data pribadi seperti kode OTP, PIN, kata sandi, maupun informasi pembayaran kepada pihak mana pun.

Di sisi layanan, KAI telah merealisasikan 859 program peningkatan fasilitas pelanggan di berbagai stasiun. Pembenahan tersebut meliputi penyediaan air minum gratis, pengering tangan di toilet, tempat sampah terpilah, Toilet Satisfaction Index, area bermain anak, charger corner, hingga penyempurnaan fasilitas boarding.

Baca juga: KAI Perkuat Pendampingan Korban Insiden Bekasi Timur, Layanan Medis hingga Trauma Healing Disiagakan

Peningkatan layanan itu sejalan dengan pertumbuhan jumlah penumpang. Selama periode Januari-Mei 2026, KAI Group melayani 214,05 juta pelanggan atau meningkat 7,2 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang mencapai 199,66 juta pelanggan. Sementara itu, indeks kepuasan pelanggan KAI pada 2025 tercatat berada di angka 4,52.

Anne menegaskan, KAI akan terus memanfaatkan berbagai masukan pelanggan sebagai dasar perbaikan layanan. Menurutnya, perjalanan yang aman dan nyaman diawali dengan informasi yang benar serta komunikasi yang terpercaya melalui kanal resmi perusahaan. Selama masa libur sekolah, pelanggan juga diimbau merencanakan perjalanan lebih awal, memastikan data tiket sesuai, serta mengikuti arahan petugas demi kelancaran perjalanan.(red)

Editor : Redaksi

Politik
Berita Populer
Berita Terbaru